Showing posts with label KEhidupan alam ghaib. Show all posts
Showing posts with label KEhidupan alam ghaib. Show all posts

Misteri Pulau Socotra

Hai Sobat,
Disini Saya akan menceritakan tentang pulau socotra yang konon tempat tinggalnya dajjal dan makhluk lain hmmm... serem ya.

PULAU SOCOTRA

            Menurut bahasa : Socotra atau dalam bahasa Arab سُقُطْرَى Suquṭhra, adalah kepualuan kecil yang terletak di Samudera Hindia. Kepulauan ini terletak 80 km sebelah timur dari Tanduk Afrika, dan 380 km sebelah selatan dari Jazirah Arab.Pulau Socotra merupakan pulau terpencil di dunia. Ada 3 pulau kecil lainnya yaitu pulau Samhah, Abd Al Kuri, dan Darsa. Sedangkan pulau Socotra sendiri merupakan pulau utama. Pulau ini memiliki luas 3796 km persegi, dengan penduduk sekitar lebih 40.000 jiwa.Pulau Socotra memiliki pegunungan Haghier dengan ketinggian 1.500 m dari permukaan laut, dan ini merupakan puncak tertinggi di pulau ini. Iklim di pulau ini dapat di kategorikan sebagai iklim koppen dengan suhu tahunan rata-rata di atas 18 derajat Celcius.


Sejarahnya

              Nama Socotra diambil dari bahasa sansekerta, ‘sukhadhara dvipa’ yang berarti “pulau kebahagiaan”. Menurut sejarah, penduduk pulau Socotra telah memeluk Kristen sejak tahun 52 setelah masehi.Pada abad kesepuluh, seorang ahli geografi Arab bernama Abu Muhammad Al-Hassan Al-Hamdani menyatakan bahwa pada masanya, penduduk Socotra mayoritas memeluk agama Kristen. Konon mereka juga telah mempraktekkan ritual sihir kuno. Pada tahun 1507, armada Portugis mendarat di pulau ini. Tujuan mereka adalah untuk menghentikan perdagangan Arab dari Laut Merah ke Samudra Hindia serta untuk menghapuskan aturan-aturan Islam dalam perdagangan tersebut.Namun, invasi Portugis ini tidak berjalan mulus karena penduduk setempat menentang mereka. Pada tahun 1511, pulau ini dikuasai oleh Kesultanan Mahra. 456 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 30 November 1967, Pulau Socotra menjadi bagian dari Republik Rakyat Yaman Selatan yang pada saat ini telah berubah menjadi Republik Yaman.






Keadaan Alamnya

                  Pulau Socotra memiliki banyak tumbuhan yang unik dan langka. Maka tidak heran kalau pulau ini begitu terkenal akan keeksotisannya. Karakteristik iklim dan geologi pulau ini yang unik menjadikan flora-flora yang tumbuh di pulau ini unik dan langka.Dari 800 tumbuh-tumbuhan, 293 diantaranya merupakan flora endemik karena tumbuhan tersebut hanya dapat ditemukan di pulau Socotra. Ada pula beberapa tumbuhan yang terancam punah hidup di pulau ini.Flora dengan bentuk aneh seperti pohon Darah Naga (Dracanea Cinnabari) menjadi ikon khas pulau ini. Konon getah pohon ini digunakan penduduknya sebagai obat dari segala penyakit. Flora unik lainnya adalah tanaman raksasa Dorstenia, Dendrosicyos, pohon Delima Socotra (punica protopunica), dll.

Hewan-Hewannya

                  Tidak hanya tumbuh-tumbuhan, pulau Socotra juga kaya akan hewan yang cantik namun belum pernah ditemukan di tempat lain. Di antara berbagai hewan yang ditemukan tersebut mulai dari spesies burung, kepiting, hingga laba-laba yang langka.Pulau ini juga memiliki beragam fauna endemik. Terdiri dari 90 persen jenis reptil, 192 spesies burung, 44 jenis burung diantaranya bertelur di pulau ini. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, ada 22 titik area burung yang sangat penting di pulau ini.Pulau ini juga memiliki spesies burung endemik seperti Socotra Starling Onychognathus Frater, Socotra Sunbird Nectarinia Balfouri, Socotra Sparrow Passer Insularis, dan Grosbeak Socotra Rhynchostruthus Socotranus.Ada juga burung penyanyi socotra, incana. Kelelawar adalah satu-satunya mamalia asli pulau Socotra. Pulau ini juga memiliki spesies endemik terumbu karang.

Pulau yang Dilindungi

             Pada Juli 2008 pulau ini telah diakui UNESCO sebagai situs warisan alam dunia. Oleh karena itu UNESCO memberikan perlindungan lingkungan di pulau ini. Sehingga tidak dibangunnya fasilitas bagi pengunjung seperti hotel, restoran, dan bangunan lainnya meski pulau ini memiliki potensi sebagai tempat wisata yang luar biasa. Hal tersebut dilakukan UNESCO agar pulau Socotra terjaga keaslian alamnya.

Keanekaragamannya

           Tak hanya di daratan, laut Socotra juga memiliki kekayaan hayati yang sangat unik. Berdasarkan penelitian para ahli, karakteristik dari keanekaragaman hayati di laut Socotra merupakan gabungan dari berbagai wilayah seperti samudera Hindia, laut Arab, laut Merah dan juga Afrika.Keunikan hayati ini meliputi 95 persen jenis siput yang tidak ditemukan di tempat lain. Selain itu di laut Socotra juga hidup 730 jenis ikan, 253 jenis terumbu karang serta 300 jenis kepiting, udang dan lobster.Dengan kelangkaan dan keunikan flora dan fauna yang ada di pulau Socotra, tak heran jika kemudian dunia menjulukinya sebagai “pulau Galapagos" di samudera Hindia. Bahkan yang lebih extrim lagi pulau Socotra kerap kali dijuluki “neraka dunia” atau “pulau alien”. Hal tersebut dikarenakan flora dan faunanya yang termasuk endemik.
Adat dan Istiadatnya
                Meski menyimpan sejuta pesona yang luar biasa, 40 ribu penduduk pulau ini masih menjadi misteri. Hal tersebut karena mereka terisolasi dari masyarakat modern.Film dokumenter yang disutradari dan diproduksi oleh Carles Cardelus ini memperlihatkan kehidupan adat istiadat penduduk pulau yang berjuang untuk melestarikan tradisi selama berabad-abad.Carles menceritakan kisah pulau ini melalui para penggembala kambing, nelayan, dukun, hingga imam.Sebagaimana dilansir Daily Mail, Carles mengatakan, saat pemutaran film ini, penduduk di sana memiliki budaya leluhur, kendati sekarang sudah mulai terpengaruh budaya modern.“Beberapa tahun lalu nelayan tidak pernah menggunakan uang karena mereka menukarkannya dengan ikan. Kemudian kapitalis hadir di sana dan mengubah budaya mereka sangat cepat,” katanya.Carles menambahkan, penduduk Socotra sudah mempercayakan kesehatan mereka pada dokter, ketimbang datang ke shaman atau dukun. Budaya mereka berubah sangat cepat.“Mereka menyukai hal-hal baru. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual pulau mereka untuk membeli mobil atau kapal yang lebih besar. Mereka semua senang dengan hal baru,” tambahnya.Meski begitu, Pulau Socotra masih belum memiliki resort tradisional atau hotel mewah. Selain itu, sangat sedikit dari penduduknya yang bisa berbahasa Inggris.

Dan tak lupa lagi yaitu misteri Dajjal

            Banyak yang berpendapat kalau pulau Socotra adalah pulau dimana Dajjal dikurung. Pendapat ini didasarkan pada sebuah kisah yang dialami sahabat Rasulullah Shalla allahu ’alaihi wasallam yang kemudian Rasulullah kisahkan kepada kaum muslimin.Hadits ini merupakan hadits shahih dan masyhur (terkenal). Salah satunya hadits yang diriwayatkan oleh Muslim berikut ini.Fatimah binti Qais mengatakan, “Aku telah mendengar muadzin Rasulullah Shalla allahu ’alaihi wasallam memanggil untuk shalat. Aku pun pergi ke masjid dan shalat bersama Rasulullah saw. Selesai shalat, Rasulullah saw naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda sambil tertawa dan berkata: “Hendaknya masing-masing kalian tetap berada di tempat shalatnya"

               Kemudian berkata: “Tahukah kalian, mengapa aku kumpulkan kalian?" Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu."Rasulullah saw berkata lagi: “Demi Allah aku menyuruh kamu berkumpul di sini bukan ingin menakut-nakuti dan bukan kabar gembira. Aku ingin menceritakan kepada kamu bahwa Tamim Al-Dary adalah seorang Nasrani, kemudian dia datang menjumpaiku dan masuk Islam. Dia bercerita kepadaku tentang satu kisah tentang Dajjal”.“Kisah yang dia ceritakan itu sesuai dengan apa yang telah aku ceritakan kepada kamu sebelumnya. Katanya dia bersama 30 orang temannya pergi ke laut dengan menaiki kapal. Angin kencang datang bertiup dan ombak besar membawa mereka ke tengah-tengah samudera yang luas.”

              “Mereka tidak dapat mengarahkan kapalnya ke pantai sehingga harus berada di atas laut selama satu bulan. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau menjelang terbenamnya matahari.”. “Di pulau yang tidak berpenghuni itu mereka bertemu dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga tidak nampak mana kelamin dan duburnya.”Mereka bertanya kepada binatang itu: “Makhluk apakah engkau ini?” Binatang itu menjawab: “Aku adalah Al-Jassasah.”

               Mereka tanya: “Apa itu Al-Jassasah?”. Binatang itu hanya menjawab: “Wahai kelompok pria, pergilah ke tempat itu untuk menemukan pria macam ini, sesungguhnya dia pun ingin bertemu dengan kamu”.Mereka pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh binatang itu. Di sana mereka menemukan seorang pria yang sangat besar dan tegap. Artinya mereka tidak pernah melihat orang sebesar itu. Dari tangannya sampai ke tengkuknya dikuatkan dengan besi, begitu juga dari lututnya sampai ke telapak kakinya.Mereka bertanya: “Siapakah anda?”Orang seperti raksasa itu menjawab: “Kamu telah mendengar cerita tentang aku. Sekarang aku pula ingin bertanya siapa kamu ini?”Mereka menjawab: “Kami adalah orang Arab. Kami pergi ke laut naik kapal, tiba-tiba datang ombak besar membawa kami ke tengah-tengah samudera luas dan kami berada di lautan selama satu bulan. Akhirnya kami terdampar di pulau Anda ini”.

                “Awalnya kami bertemu dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga kami tidak dapat mengenali jenis kelaminnya. Kami tanya siapa dia katanya Al-Jassasah. Kami tanya apa maksudnya dia hanya menjawab: “Wahai kelompok pria, pergilah ke tempat ini untuk menemukan pria macam ini, sesungguhnya dia pun ingin bertemu dengan kamu.”“Itulah sebabnya kami datang ke tempat ini. Sekarang kami sudah bertemu dengan Anda dan kami ingin tahu siapa Anda sebenarnya.” Makhluk yang sangat besar itu belum menjawab pertanyaan mereka terus saja mengajukan pertanyaan: “Ceritakan kepadaku keadaan kebun kurma yang di Bisan (nama tempat di negeri Syam) itu.”Mereka menjawab: “Kondisi apanya yang tuan maksudkan?” Orang besar itu menjawab: “Maksudku apakah pohon kurma itu berbuah?”

                  Setelah mereka menjawab bahwa pohon kurma itu berbuah, orang besar tadi berkata: “Aku takut pohon itu tidak berbuah.”Orang besar itu bertanya lagi: “Ceritakan kepadaku tentang sungai Tabarah (Danau Tiberias).”Mereka menjawab: “Tentang apanya yang tuan maksudkan?” Lelaki itu menjawab: “Maksudku airnya apakah masih ada.”Mereka menjawab: “Airnya tidak susut.” Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”Akhirnya pria seperti raksaksa itu berkata: “Kalau begitu ceritakan kepadaku tentang Nabi Al-Amin itu, apa yang dia buat?” Mereka menjawab: “Dia telah berhijrah dari Makkah ke Madinah.”Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah dia diperangi oleh orang- orang Arab?” Mereka menjawab:” Ya, dia diperangi oleh orang-orang Arab.”Lelaki itu bertanya lagi: “Kalau begitu apa pula tindakan dia terhadap mereka?” Mereka ceritakan bahwa Rasulullah saw telah mengembangkan dakwahnya dan sudah banyak pengikutnya. Orang besar itu berkata lagi: “Memang begitulah, padahal mereka beruntung jika taat kepadanya.”

                     



                 Kemudian orang itu berkata: “Sekarang aku terangkan kepadamu bahwa aku adalah Al-Masih Dajjal. Nanti aku akan diberi izin keluar, lalu aku pun akan menjelajah dunia ini. Dalam waktu empat puluh malam sudah dapat aku jalani semua, kecuali Makkah dan Madinah yang aku tidak dapat memasukinya. Negeri Makkah dan Madinah dikendalikan oleh para Malaikat, maka aku tidak dapat menembusnya.”Rasulullah saw menekankan tongkatnya di atas mimbar sambil berkata: “Inilah negeri yang tidak dapat dimasukinya itu, yaitu Madinah. Saudara-saudara sekalian apakah sudah aku sampaikan cerita ini kepada kamu?” Mereka menjawab: “Ya, sudah ya Rasulullah.”Rasulullah saw berkata lagi: “Sesungguhnya hadits Tamim itu lebih meyakinkan aku lagi. Ceritanya itu sesuai dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu sebelumnya, yaitu tentang Makkah dan Madinah yang tidak dapat dimasuki Dajjal.” .“Hanya saja dia mengatakan di lautan Syam atau di laut Yaman. Dia dari arah timur. Dia dari arah timur,” kata Rasulullah saw sambil menunjuk ke arah timur.

                  Dengan hadits tersebut Rasulullah Shalla allahu ’alaihi wasallam kembali menyampaikan kabar bahwa Dajjal akan muncul dari arah timur Madinah. Melihat letak Pulau Socotra, berbagai flora-fauna dan keunikan alamnya, tempatnya yang terpencil dan tepat di laut Yaman, maka bukan tidak mungkin bahwa teori yang menyatakan Dajjal dikurung di pulau tersebut memang benar adanya




Sekian Semoga bermanfaat
 terimakasih

                                                                      

                                                                      #SalamPeoplePower


Fakta/Mitos Durmo Lingsir Wengi

Halo Sobat,
Ketemu lagi dengan saya



Disini saya akan menyampaikan lirik lagu lingsir wengi yang dinyanyikan di film trilogy Kuntilanak 1,2 dan 3 hmmmm merinding ya.



Konon dan ada juga faktanya jika menyanyikan durmo ini dapat memanggil kuntilanak dan dapat terselesaikan dendam dan keinginan yang memanggilnya.

Durmo.
Durmo dari kata jawa klasik yang berarti harimau. Sesuai dengan arti itu, tembang Durmo berwatak atau biasa diguanakan dalam suasana seram.
berikut ini adalah sebagian Lirik dari lagu LINSGIR WENGI

"Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo Tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet..."

Yang artinya :
Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna...
Jangan terbangun dari tidurmu...
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)...
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut...

Dari lirik diatas adalah lagu lingsir wengi yang telah mengalami perubahan pada syairnya.Sebenarnya lagu lingsir wengi adalah lagu yang dipakai oleh sunan Kalijaga dalam menyebarkan dakwahnya,  tetapi syair dari lagu tersebut kemudian dimodifikasi hingga dapat memanggil kuntilanak.

Kita perhatikan pada lirik “ jin setan kang tak utusi “ yang bermakna jin yang saya utus/suruh berarti lirik tersebut bermakna menyuruh jin untuk menumpaskan segala masalah orang tersebut/ hanya sekedar memanggil kuntilanak.

jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet"
yang berarti
"Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut"
seseorang yg menyanyikan lagu tersebut memang memanggil mahkluk halus namun dia memperingatkan kepada mahkluk halus untuk tidak membawa MAUT.

Sekian, Terima kasih

Peringatan:
jangan sekali kali anda menyanyikan durmo ini dalam kondisi pikiran kosong yang dapat membahayakan anda sendiri.


#SalamPeoplePower

Kehidupan di Alam Ghaib

Hai Sobat,
Ketemu dengan saya lagi
Berikut saya akan menceritakan tentang kehidupan orang lain di alam Ghaib

Alam Ghaib


Padang pasir itu begitu luas, bagai tak berujung. Sementara itu langit tampak tertutup kabut tipis, sehingga tidak satupun sinar matahari yang mampu menembusnya. Sepanjang jarak memandang, hanya deburan pasir dan awan tipis yang terlihat. Tidak ada orang lain disana, kecuali seorang pemuda yang sedang kebingungan, berpakaian serba putih, seperti pakaian ihram yang dikenakan bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah haji.

Pria berperawakan kurus tanpa kumis dan jenggot yang masih muda itu terlihat begitu tampan. Wajahnya sangat teduh dan enak dipandang. Sorot matanya lembut, bersih dan bersinar bagaikan kaca yang tembus pandang. Ketika dia mencoba menoleh ke kiri, dirinya sedikit terkejut karena melihat seorang pria bertubuh besar, berkulit hitam, bermata besar dengan warna merah menyala, seperti bara api neraka dan berpakaian jubah hitam dengan  wajah yang sangat menyeramkan.

Pemuda berpakaian ihram itu mundur beberapa langkah ke belakang. Langkahnya terhenti ketika menyentuh sesuatu yang begitu lembut dan wangi, bak bunga kesturi. Ketika dia mencoba melihat ke belakang, kembali dia terkejut karena melihat sosok pria tua bertubuh besar, berkumis dan janggut putih sepanjang dada, berpakaian serba putih dengan wajah yang sangat nyaman dipandang, berlawanan dengan pria yang dilihat sebelumnya.

Suasana masih hening, tidak ada percakapan diantara mereka bertiga. Anehnya, perasaan pemuda itu menjadi sedikit tenang setelah melihat pria tua berjanggut putih tersebut. Kedua sosok pria besar misterius tersebut lalu dengan isyarat tangannya mengajak pemuda itu agar berjalan mengikutinya. Bagai kerbau di cocok hidung, pemuda itu spontan mengikuti saja langkah kedua pria yang ada di samping kiri dan kanannya tersebut.

Setelah berjalan beberapa saat, sampailah ketiganya disebuah jalan yang bercabang. Ketiganya lalu berhenti sesaat. Pria yang bertubuh tegap yang berpakaian serba hitam mengajak pemuda itu untuk berbelok ke arah kiri. Pemuda itu tidak bisa menolak kecuali hanya menurut saja dan mengikutinya. Beberapa saat kemudian udara terasa semakin panas. Tiba-tiba kabut tipis yang ada didepan mereka terbuka lebar dan terlihatlah pemandangan tragis yang sangat memilukan dan belum pernah dilihat oleh pemuda itu sebelumnya. Bara api yang sangat besar menyala dimana-mana. Dalam kobaran api itu terlihat banyak orang yang sedang disiksa dengan berbagai adegan yang menyayat hati. Ada orang yang sedang disiram timah panas yang mendidih, ada juga pria yang dipotong kemaluannya. Ada wanita yang duburnya ditusuk besi panas, seperti orang yang sedang di sate. Suara teriakan minta tolong, tangisan, rintihan bercampur menjadi satu. Pokoknya suasana pemandangan yang terlihat begitu menyeramkan, membuat pemuda itu menggigil ketakutan.

Pria hitam berwajah seram itu lalu menjelaskan kepada pemuda itu mengapa mereka disiksa sedemikian rupa. Mereka semua adalah orang-orang yang ingkar dengan perintah Allah SWT. Dia berpesan pada pemuda itu agar orang-orang tidak melakukan perbuatan buruk seperti yang dilakukan mereka yang tengah disiksa itu sebelumnya. Setelah memberi penjelasan panjang lebar, mereka kembali ketempat semula di persimpangan. Disana terlihat pria berjenggot panjang dan berbaju serba putih itu masih menunggu.

Kini giliran pria tua berwajah teduh yang sangat kharismatik itu yang mengajak pemuda itu berjalan ke arah kanan. Lambat laun udara yang ada disekitarnya terasa semakin sejuk. Tercium aroma wangi yang sangat enak sekali dan belum pernah dirasakan pemuda itu sebelumnya. Tiba-tiba kabut yang ada dihadapan mereka terurai secara ajaib. Tampaklah sebuah pemandangan indah yang sangat menakjubkan.  Sepanjang mata memandang tampak rumah yang sangat bagus sekali dengan arsitektur yang unik dan belum pernah dilihatnya. Setiap rumah memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda dengan dikelilingi taman-taman yang indah.

Setiap rumah dihuni seorang wanita cantik bak bidadari dengan pakaian indah dan senyuman yang menawan. Salah seorang wanita cantik yang menghuni salah satu rumah disana tampak menyapa dengan melambaikan tangannya ke arah pemuda itu sambil tersenyum, seolah sudah mengenal sebelumnya. Pemuda itu bingung, lalu membalas melambaikan tangannya kearah wanita itu. Baru saja pemuda itu mau bertanya ke pria tua yang ada disebelahnya, pria itu sudah menjelaskan bahwa wanita itu adalah istrinya. Pemuda itu masih bingung karena dia merasa masih bujangan. Tapi dia tidak bertanya lebih lanjut kecuali masih terpesona dengan suasana yang dialaminya.

Sambil berjalan-jalan menikmati suasana di kompleks perumahan super mewah tersebut, sang pria tua terus menjelaskan tentang ganjaran bagi setiap orang muslim yang taat menjalankan perintah Allah SWT. Setelah menjelaskan panjang lebar, mereka kembali ketempat semua yaitu dipersimpangan jalan.

Kedua pria misterius itu lalu menjelaskan kepada pemuda itu bahwa belum saatnya dia berada disini. Dia harus kembali ketempatnya semula. Pemuda itu diminta kembali menyusuri jalan sebelumnya dan dilarang untuk menoleh kebelakang. Saat sedang berjalan tersebut, sayup-sayup terdengat suara orang yang memanggil namanya. Suara itu semakin lama semakin jelas, sehingga menggoda dirinya untuk menoleh ke belakang.  Tapi dia kembali teringat pesan kedua pria misterius itu agar jangan menoleh kebelakang. Pemuda itu lalu behenti sejenak dan sempat bingung untuk beberapa saat. Kemudian dia menengadahkan tangannya ke langit, berdoa kepada Allah SWT agar dirinya diberi petunjuk. Akhirnya hatinya bulat untuk terus berjalan tanpa menoleh kebelakang. Langkahnya semakin lama semakin cepat, sehingga tanpa disadarinya kakinya tersandung sesuatu yang menyebabkan dirinya jatuh terpelungkup.

Pemuda itu berusaha bangun sambil mengusap matanya yang berlumuran tanah. Ketika matanya dibuka, kembali dia terkejut bukan kepalang. Betapa tidak, kini dirinya tidak lagi memakai pakaian ihram, melainkan memakai baju kaos berwarna merah dan celana jeans butut. Ternyata dirinya tengah berada ditengah pemakanan dan sedang berdiri diatas gundukan tanah berwarna merah. Dihadapannya samar-samar terlihat sebuah papan nisan bertuliskan namanya “Rakhmat, Lahir 17 Mei 1978, Wafat, 25 Juli 1998”.

Suasana ditengah kuburan itu cukup gelap, hanya terbantu sinar bulan yang kebetulan bersinar di malam itu. Antara percaya dan tidak percaya Rakhmat berjalan gontai keluar dari pemakaman tersebut. Dia masih bingung mengapa dirinya berada diatas makamnya sendiri. Berkali-kali dicubit pipinya sendiri untuk meyakinkan apakah dirinya masih hidup atau sudah mati. Setiap kali dicubit, dia merasa kesakitan. Kini dia semakin yakin kalau dirinya memang masih hidup, namun dia belum menyadari sepenuhnya apa yang sebenarnya sedang terjadi pada dirinya.

Pemuda berperawakan kecil itu terus menyusuri jalan desa menuju ke rumahnya. Ditengah perjalanan turun hujan gerimis. Ketika mulai memasuki desanya, suasana terasa sepi. Tidak ada orang yang lalu lalang. Semua pintu rumah terlihat terkunci rapat.  Beberapa saat kemudian rumahnya mulai terlihat. Sayup-sayup terdengar suara orang sedang tahlilan. Dia bergegas ingin segera sampai ke rumahnya.

Ketika pemuda itu berada di depan pintu rumahnya, semua orang yang sedang tahlilan sontak terkejut. Suasana menjadi gaduh. Semua orang berlarian tunggang langgang, kecuali beberapa kerabat dan seorang ustad yang tadi memimpin tahlilan. Didekatinya Rakhmat yang masih terpana di depan pintu rumahnya, lalu dipegang kedua jempolnya sambil mulutnya komat kamit membaca ayat suci Al-Qur’an.

Setelah merasa yakin, ustad itu lalu mengatakan kalau makhluk yang datang tersebut bukan hantu, melainkan memang Rakhmat, seorang pemuda alim dan rajin menjalankan ibadah yang meninggal tiga hari yang lalu. Perlahan-lahan masyarakat yang kabur tadi kembali datang dengan masa yang lebih banyak.

Dibawah bimbingan pak Ustad, Rakhmat menceritakan semua pengalamannya. Anehnya, pakaian yang dikenakan Rakhmat sekarang adalah pakaian yang dipakainya ketika dia meninggal. Pakaian tersebut menghilang entah kemana sejak kematiannya.  Keanehan lainnya adalah ketika makam Rakhmat digali, ternyata isinya kosong dan tidak ada tanda-tanda kalau makam tersebut pernah dibongkar sebelumnya.

Kini Rakhmat telah menemukan jodohnya, seorang wanita cantik dan soleha yang wajahnya mirip dengan wanita cantik yang ditemuinya  di alam gaib. Dia sudah memiliki tiga orang anak dan hidup bahagia dengan bekerja sebagai guru agama di salah satu kota di Lampung.

***

Catatan : Kisah nyata tersebut penulis peroleh dari seorang teman dekat yang berasal dari Lampung. Nama yang ada dalam kisah diatas bukan nama sebenarnya melainkan nama samaran, demi menjaga privasi yang bersangkutan.